CERITA MASA LALU
Dapet panggilan kerja
Tepatnya tahun 2008 aku lulus SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi atau Universitas akrabnya. Bulan berapa dan hari apa aku sudah lupa, pagi itu aku dapat telepon yang menyatakan aku dapat panggilan kerja, senang hatiku tak terduga sangking bahagianya aku langsung kirim kabar ke dia(pacarku waktu itu) Diapun ikut senang dan ngasih dukungan seperti yang aku inginkan. Akirnya sampai pada hari yang ditentukan, aku bangun seperti biasanya bersih-bersih dan mandi. Kali ini sangkin hebohnya aku lupa buat sarapan buat Saleho. Teman yang baik banget, sangking baeknya udah kayak sodara sampai sekarang, untungnya dia pengertian jadi kali ini aku langsung sibuk ngurusin dandanan aku, heheheheh
Sembari dandan dia datang bawain sarapan, yang aku inget 3 atau 2 bungkus nasi kuning. Setelah deal pilih baju yang dia pilihin aku makan beberapa suap terus berangkat dianterin dia naik sepedah. Senengnya dianterin, bahkan ditungguin. Akirnya aku sampai dan memulai acara breafing. Ternyata kita semua yang dipanggil bakalan dijadikan tenaga marketing speedy. Ditengah-tengah rapat berlangsung aku SMSan sama dia, tanpa aku sadari ini perut mulai ngerasa gak enak Opps! Ternyata mau pipis. Akirnya aku putuskan untuk meninggalkan ruang rapat sebentar. Acara SMSan pun masih berlanjut, sangkis asiknya ngebaca dan ngebales sms dari dia sampai-sampai aku gakkonsen ngeliat jalan. Sambil ketawa-tawa seneng aku jalan sampai tak peduli lagi ama rasa kebelet pipis. Dimana ada pintu aku masuk saja, sampai pada suatu ruang dan aku rasa aku harus menyudahi sms dulu.
Aku melangkah pelan, satu hingga dua langkah semua baik-baik saja huingga langkah ketiga ada pintu terbuka otomatis spontan aku melirik,, Aaaaaaa!!!!! Teriakku terkejut sambil lari. Setelah keluar dari ruang itu mataku langsung terbelalak mencari tulisan yang menyatakan kalau aku salah. WC PRIA tak lama setelah itu kubaca “ ya ampun! Kenapa aku linglung begini” kataku dalam hati “ gara=gara bales sms dampaknya, ampun!!! Untung tadi gak sempet ngeliat cuman dari blakang aja) gumamku dalam hati sembari cepat-cepat masuk WC WANITA. A few minut letter aku sudah duduk d ruang rapat melanjutkan diskusi sampai akirnnya mencapai kata mufakat dari semua pihat. “rame ya mbk wcnnya?” tnya seorang teman. “Hmmm, lumayan” jawabku. Dalam hati ingin ketawa rasanya, namun palah daya situasi tak mendukung.
Guys,,
Itulah sepenggal kisah-kisahku dengan si dia. Meski tlah lama lose contac namun, banyangan dan emotional relasionship yang dulu masih terjaga dan tersusun rapi di rak hatiku. Mungkin itu jugan yang ngebuatku untuk nulis sekarang ini.
Banyuwangi, 10 Oktober
IRMA
20:30 P.M
Tepatnya tahun 2008 aku lulus SMA dan melanjutkan ke perguruan tinggi atau Universitas akrabnya. Bulan berapa dan hari apa aku sudah lupa, pagi itu aku dapat telepon yang menyatakan aku dapat panggilan kerja, senang hatiku tak terduga sangking bahagianya aku langsung kirim kabar ke dia(pacarku waktu itu) Diapun ikut senang dan ngasih dukungan seperti yang aku inginkan. Akirnya sampai pada hari yang ditentukan, aku bangun seperti biasanya bersih-bersih dan mandi. Kali ini sangkin hebohnya aku lupa buat sarapan buat Saleho. Teman yang baik banget, sangking baeknya udah kayak sodara sampai sekarang, untungnya dia pengertian jadi kali ini aku langsung sibuk ngurusin dandanan aku, heheheheh
Sembari dandan dia datang bawain sarapan, yang aku inget 3 atau 2 bungkus nasi kuning. Setelah deal pilih baju yang dia pilihin aku makan beberapa suap terus berangkat dianterin dia naik sepedah. Senengnya dianterin, bahkan ditungguin. Akirnya aku sampai dan memulai acara breafing. Ternyata kita semua yang dipanggil bakalan dijadikan tenaga marketing speedy. Ditengah-tengah rapat berlangsung aku SMSan sama dia, tanpa aku sadari ini perut mulai ngerasa gak enak Opps! Ternyata mau pipis. Akirnya aku putuskan untuk meninggalkan ruang rapat sebentar. Acara SMSan pun masih berlanjut, sangkis asiknya ngebaca dan ngebales sms dari dia sampai-sampai aku gakkonsen ngeliat jalan. Sambil ketawa-tawa seneng aku jalan sampai tak peduli lagi ama rasa kebelet pipis. Dimana ada pintu aku masuk saja, sampai pada suatu ruang dan aku rasa aku harus menyudahi sms dulu.
Aku melangkah pelan, satu hingga dua langkah semua baik-baik saja huingga langkah ketiga ada pintu terbuka otomatis spontan aku melirik,, Aaaaaaa!!!!! Teriakku terkejut sambil lari. Setelah keluar dari ruang itu mataku langsung terbelalak mencari tulisan yang menyatakan kalau aku salah. WC PRIA tak lama setelah itu kubaca “ ya ampun! Kenapa aku linglung begini” kataku dalam hati “ gara=gara bales sms dampaknya, ampun!!! Untung tadi gak sempet ngeliat cuman dari blakang aja) gumamku dalam hati sembari cepat-cepat masuk WC WANITA. A few minut letter aku sudah duduk d ruang rapat melanjutkan diskusi sampai akirnnya mencapai kata mufakat dari semua pihat. “rame ya mbk wcnnya?” tnya seorang teman. “Hmmm, lumayan” jawabku. Dalam hati ingin ketawa rasanya, namun palah daya situasi tak mendukung.
Guys,,
Itulah sepenggal kisah-kisahku dengan si dia. Meski tlah lama lose contac namun, banyangan dan emotional relasionship yang dulu masih terjaga dan tersusun rapi di rak hatiku. Mungkin itu jugan yang ngebuatku untuk nulis sekarang ini.
Banyuwangi, 10 Oktober
IRMA
20:30 P.M



0 komentar: